Home Travel Tempat yang Dijuluki Istana Drakula di Transylvania Fakta Unik Kastil Bran

Tempat yang Dijuluki Istana Drakula di Transylvania Fakta Unik Kastil Bran

by Nazira Khasanah

Jauh sebelum vampir menjadi tokoh dalam sebuah film, dracula sudah lebih dulu dikenal orang sebagai sosok menakutkan. Ialah novel Bram Stoker yang mengangkat kisah nyata di balik sosok sebenarnya drakula. Novel tersebut terinspirasi oleh sebuah tempat, yang hingga saat ini masih bisa kita kunjungi, yaitu Kastil Bran.

Kastil Bran adalah bangunan bergaya gotik di Transylvania yang berdiri di tengah pedesaan Rumania. Meski awalnya drakula hanya dianggap sebagai karakter fiksi, namun sebagian besar penduduk desa di Rumania mempercayainya. Kastil Bran yang juga dikenal sebagai 'Istana Drakula' karena sangat mirip dengan kastil yang didiskripsikan dalam novel karya Stoker.

Sebenarnya kastil itu tidak memiliki hubungan dengan "makhluk pengisap darah" di kehidupan nyata. Kastil dengan bangunan menjulang tinggi ini memiliki sejarah yang panjang dan tak terkait dengan karakter fiksi apapun. Kastil Bran diketahui telah berdiri sejak 1211.

Meskipun Bran atau 'benteng' didirikan pada 1211, kastil itu rupanya tidak selesai dibangun hingga 1388. Lokasi pembangunan kastil ini konon dipilih di antara dua bukit agar memiliki garis pandang yang jelas. Namun, tujuan sebenarnya adalah untuk melindungi Transylvania dari ekspansi Kekaisaran Ottoman dan sebagai tempat penampungan sekira 3% barang impor negara.

Kastil Bran itu tidak hanya dihuni oleh bangsawan, tetapi juga berfungsi sebagai rumah bagi penguasa yang dipilih oleh Raja serta tentara dan tentara bayaran. Bahkan pendongeng waktu itu, Ioan de Târnava juga pernah mendiami kastil ini. Seiring berjalannya waktu, Transylvania menjadi sasaran invasi pada 1448.

Kastil ini pun telah berganti kepemilikan beberapa kali dan menjadi milik pemerintah Rumania Raya pada 1918. Karena kemegahannya, kastil ini pun menarik perhatian dan menjadi rumah keluarga favorit bagi para bangsawan. Selama beberapa dekade setelah itu, kastil itu diturunkan oleh keluarga Kerajaan dan diubah menjadi rumah musim panas.

Hingga pada 1956, otoritas komunis memutuskan untuk merebut kastil dan mengubahnya menjadi museum. Setelah berubah jadi museum, kastil ini mengalami banyak perubahan. Pengunjung bisa melihat tiga bagian kastil, di antaranya satu bagian khusus untuk sejarah Keluarga Kerajaan, satu bagian didedikasikan untuk adat istiadat Abad Pertengahan dan satu bagian lagi untuk Etnografi yang mempelajari rumah bergaya tradisisional Rumania di dekat kastil.

Meskipun museum dibuka pada 1956, namun lebih dari tiga dekade kemudian kastil tersebut baru dikembalikan pada masa kejayaannya. Pada 1987, semua upaya restorasi selesai. Museum aslinya telah diubah dan seluruh bangunan telah dibuka kembali untuk umum untuk tur.

Tahun inilah yang menandai pembukaan resmi Kastil Bran untuk industri pariwisata. Pada 1993, Kastil Bran adalah tujuan wisata populer di daerah tersebut. Meski terbuka untuk umum, pemilik kastil terus berganti sepanjang tahun.

Setelah restorasi penuh, kepemilikan kastil dikembalikan ke ahli waris resmi Putri Ileana dari Rumania dan Archduke Anton dari Austria. Meskipun ahli warisnya adalah pemilik sah kastil tersebut, pemerintah Rumania sebagai pemegang kendali administratif atas properti tersebut. Sekarang bisa membeli tiket untuk masuk untuk berkeliling Kastil Bran.

Pada masa pandemi, traveler juga dapat mengunjunginya secara virtual melalui . Kastil ini juga memiliki sebuah restoran yang menyajikan menu tradisional Rumania serta acara bersejarah yang berlangsung sepanjang musim.

You may also like

Leave a Comment