Home Nasional Sidang Kasus Sunda Empire Hakim Apakah Kejaksaan Negeri di Bawah Kekuasaan Sunda Empire

Sidang Kasus Sunda Empire Hakim Apakah Kejaksaan Negeri di Bawah Kekuasaan Sunda Empire

by Nazira Khasanah

Tiga terdakwa kasus membuat onar yang tergabung dalamSundaEmpire,NasriBanksdan istrinya Rd Ratnaningrum sertaRanggaSasanadihadirkan dalam persidangan Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Bandung, Jawa Barat, Selasa (25/8/2020). Ketiganya menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa. Tampak di jasnya ada tanda pangat bintang tiga.

‎Tiga jaksa silih berganti menanyakan berbagai hal terkait perkara pada tiga terdakwa. Diantaranya soal kewajiban setiap negara di dunia harus mendaftar ulang pada 15 Agustus 2020. ‎"Jadi setelah bom atom di Hiroshima Jepang pada 1945, semua kembali ke titik nol, titik pusat," ujarNasriBanks.

Jaksa Suharja menanyakan bukti bukti terkait pernyataannya namunNasriBankstidak bisa membuktikanya. Jaksa juga menanyakan pernyataanNasriBankssoal PBB dan Bank Dunia bermula dari Bandung. Nasri berdalih, itu bermula dari masuknya Jepang ke Pulau Jawa.

"‎Jadi begini, saat Belanda menyerah di Kalijati Subang pada 8 Maret 1945, tiga hari kemudian, 12 Maret Belanda melarikandiri,kalah perang. Kemudian, Jepang ke Isola (di kampus Upi) dan deklarasikan Empire of The Sun," ucapNasriBanks. Ditanya soal bukti otentik pernyataannya, ketiga terdakwa kompak tidak bisa menjawab dan menunjukan bukti, Persidangan juga diwarnai tawa dari jaksa, hakim hingga pengunjung mendengar jawaban jawaban tiga terdakwa.

‎Seperti saat ditanya soal kekuasaanSundaEmpiremeliputi seluruh instansi lembaga di berbagai negara. "Apakah Pengadilan Negeri Bandung ini di bawah kekuasaanSundaEmpire," tanya Jaksa Suharja. Dijawab dengan suara terdengar meyakinkan dariNasriBanksdanRanggaSasana.

"Ya betul," ujarNasriBanks. Ditimpali oleh Mangisul Girsang, anggota Majelis Hakim. "Kejaksaan Negeri juga di bawah kekuasaanSundaEmpire," tanya Hakim.

"Sama, di bawah kekuasaanSundaEmpire. Gedung Sate juga di bawah kekuasaanSundaEmpire," ucap dia. Jaksa kembali menanyakan soal apakah para terdakwa menyesali perbuatannya dan mengakui kesalahannya. Rangga mengaku menyesali perbuatannya namun belum mengakui kesalahannya.

"‎Saya menyesal saat posisi perseteruan ini jadi polemik. Artinya, pada posisi kegaduhan kerugian tidak ada, saya menyesal. Berkaitan dengan salah, kalau dinyatakan salah, nanti pak hakim. Saya didakwa pasal membuat kegaduhan dan keonaran. Jika atas perbuatan saya tidak ada yang saling bunuh, apa pantas pasal itu dijerat ke saya," ucap Rangga. SedangkanNasriBanksjuga mengatakan hal senada "Saya tetap konsisten denganSundaEmpire," ujar dia.

You may also like

Leave a Comment