Home Nasional Pencairan Ditunda & Cara Cek Penerima di BPJS Ketenagakerjaan Honorer Juga Dapat BLT Rp 600 Ribu

Pencairan Ditunda & Cara Cek Penerima di BPJS Ketenagakerjaan Honorer Juga Dapat BLT Rp 600 Ribu

by Nazira Khasanah

Pemerintah mengumumkan sebuah kabar gembira bagi pekerja swasta di tengah pandemi Covid 19 atau virus corona. Bantuan langsung tunai (BLT) itu akan diberikankepada karyawan dengan penghasilan di bawah Rp 5 juta sebulan. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.

Iamenegaskan tujuan pemerintah menggelontorkan kepada karyawan bertujuan untuk mendorong konsumsi masyarakat pada periode semester II 2020. “Bantuan gaji kepada pekerja yang saat ini sedang dijajaki. Ini langkah langkah yang dilakukan pemerintah untuk terus membantu memulihkan daya beli masyarakat,” kata Menkeu Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Rabu (5/8/2020) seperti dikutip dari Kompas.com. Rencananya, setiap karyawan akan menerima Rp 600.000 setiap bulannya.

Kendati demikian, si karyawan harus terdaftar terlebih dahulu di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Setiap karyawan swasta yang memenuhi syarat nantinya akan mendapat bantuan selama empat bulan. Lantas, apa saja berita terkait bantuan dari pemerintah ini?

Mengutip dari berbagai sumber, simak ulasannya berikut ini: Informasi terbaru menyebutkan bahwa bantuan subsidi upah (BSU) dari pemerintah untuk 15,7 juta pekerja yang dijadwalkan pada 25 Agustus tertunda penyalurannya. Hal tersebut diungkapkan olehMenteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah.

Ia beralasan, data yang diserahkan oleh BP Jamsostek kepada pemerintah harus kembali dilakukan pengecekan. Seperti diketahui, nomor rekening tervalidasi yang terkumpul sudah sebanyak 2,5 juta. "Kalau dijuknisnya (petunjuk teknis) waktu paling lambat 4 hari untuk melakukan check list ."

"Jadi 2,5 juta (pekerja batchpertama) kami mohon maaf butuh kehati hatian untuk menyesuaikan data yang ada," katanya di Jakarta, Senin (24/8/2020) seperti dikutip dari Kompas.com. Kendati tertunda, Ida tetap memastikan penyaluransubsidi gajiuntuk tahappertama bakal disalurkan akhir Agustus ini. "Kami butuh waktu 2,5 juta itu bukan angka yang sedikit."

"Kami memang menargetkan bisa dilakukan transfer itu dimulai dari akhir bulan Agustus ini," ucapnya. Sementara total nomor rekening pekerja yang telah melaporkan kepada BP Jamsostek hinggasekarang sudah tercatat sebanyak 13,7 juta. Masih tersisa 2 juta rekening lagi yangsedang dalam proses. "Calom penerima subsidi gaji atau upah dariBPJS Ketenagakerjaantadi Pak Dirut (BPJamsostek) menyampaikan rekening yang sudah masuk 13,7 juta."

"Masih ada dua juta lagi yang masih dalam proses. Karena datanya itu masih membutuhkan validasi data dari BPJS Ketenagakerjaan," jelasnya. "Maka kami tadi menerima untuk batch pertama 2,5 juta." "Nah, dari 2,5 juta ini kami akan melakukan check list untuk mengecek kesesuaian data yang ada," lanjut dia.

Sebagai informasi, pemerintah telah menganggarkan Rp 37,7 triliun untuk program subsidi pekerja terdampak Covid 19. Untuk nominal yang akan diterima nantinya ditentukan sejumlah Rp 600.000 per bulan untuk 1 orang pekerja selama 4 bulan. Tiap pekerja bisa mendapatkan total Rp 2,4 juta.

Adapun skema pencairan atau transfer dana dilakukan 2 bulan sekaligus sebanyak 2 kali. Subsidi gajitersebut tidak hanya diterima oleh pekerja swasta dengan kriteria penghasilan di bawah Rp 5 juta, tetapi juga untuk pegawai non aparatur sipil negara (ASN) atau honorer. Artinya, dampak penundaan penyaluran tidak hanya dialami pekerja swasta, tetapi jugapegawai honorer.

"Pegawai pemerintah Non PNS sepanjang dia menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan maka dia memang termasuk yang menerima program bantuan pemerintah ini," kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (24/8/2020). Sebelumnya, lanjut Ida, hanya 13,8 juta pekerja swasta saja yang berhak menerimasubsidi gajitersebut. Namun, atas pertimbangan serta koordinasi dengan kementerian/lembaga (K/L), maka angka penerima subsidi bertambah menjadi 15,7 juta pekerja termasuk pegawai honorer.

"Jadi awalnya 13,8 juta pekerja swasta dengan upah di bawah Rp 5 juta. Kemudian, setelah kami koordinasi lintas kementerian dan lembaga, kami juga memberikan kesempatan kepada pegawai pemerintah non PNS yang mereka tidak menerimagaji ke 13berhak untuk mendapatkan subsidi gaji," jelasnya. Berikut cara cek karyawan penerima bantuan Rp 600.000 di BPJS Ketenagakerjaan via aplikasi, laman resmi, dan SMS. Untuk mengecek status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,kamu dapat mengunduh aplikasi BPJSTKU.

Aplikasi ini tersedia untuk perangkat Android maupun iOS. Kamu bisa melihat informasi saldo JHT dan rincian saldo JHT Tahunan melaluiaplikasi BPJSTKU. Selain itu, tersedia juga informasi profil peserta, simulasi saldo JHT dan formulir pengajuan klaim online.

Adapun cara pendaftaran dibedakan menjadi dua, yaitu pendaftaran peserta baru BPJS Ketenagakerjaan (Penerima Upah, Bukan Penerima Upah, Pekerja Migran Indonesia) dan pendaftaran pengguna baru aplikasi BPJSTKU. Jika sudah pernah mendaftar, masukkan alamat email dan kata sandi. Sementara, bagi pendaftar baru, harus membuat akun terlebih dahulu.

Berikut adalah caranya: Setelah berhasil login,kamu dapat melihat status keanggotaan, apakah terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan. Jika aktif dan sesuai dengan kriteria lain yang dipersyaratkan, kamu merupakan salah satu penerima subsidi gaji tersebut.

Selain melalui aplikasi,kamu juga dapat mengecek status kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan melalui situs Pada laman tersebut, masukkan alamat email dan password. Setelah berhasil masuk,kamubisa melihat sejumlah informasi, mulai dari kartu digital, saldo JHT, klaim saldo JHT, simulasi, hingga vokasi.

Untuk dapat mengecek status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan melalui SMS, peserta harus mendaftar via SMS dengan mengetik: Daftar(spasi)SALDO#NO_KTP#TGL_LAHIR(DD MM YYYY)#NO_PESERTA#EMAIL(bila ada) Kirim ke 2757. Setelah terdaftar, peserta bisa mengirim pesan dengan format SALDO (spasi) no peserta, lalu kirim ke 2757.

You may also like

Leave a Comment