Home Bisnis Pemerintah Dorong Ekonomi Berjalan & Jaga Daya Beli Masyarakat Hindari Resesi

Pemerintah Dorong Ekonomi Berjalan & Jaga Daya Beli Masyarakat Hindari Resesi

by Nazira Khasanah

Sejumlah upaya dilakukan untuk memberikan stimulus agar pergerakan ekonomi lebih baik memasuki kuartal ketiga nanti. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid 19 dan PEN Raden Pardede menegaskan, pemerintah tengah berupaya agar Indonesia tidak minus di Kuartal III tahun ini. Raden Pardede pun mengakui banyak ekonom dan pengamat yang berspekulasi resesi terkait keadaan ekonomi saat ini.

"Kalau ada yang berpendapat kita akan resesi itu sah sah saja karena mereka melihat dari tren global. Tapi saat ini komite berjuang agar jangan sampai kuartal III pertumbuhan ekonomi kita minus lagi," kata Raden Pardede di chanel youtube Kemenko Perekonomian, Selasa (11/8/2020). Untuk mencegah itu, lanjutnya, komite membuat langkah agar perekonomian tetap berjalan dan menjaga daya beli masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial dan stimulus ekonomi. "Untuk masyarakat kita berikan bantuan sosial yang kita perpanjang sampai bulan Desember, dari yang tadinya hanya tiga bulan dan ini merupakan sejarah dimana bantuan diberikan sepanjang ini," ujar Raden.

Raden Pardede menjelaskan, sektor utama yang menjadi perhatian adalah UMKM. Dia menjelaskan, krisis karena pandemi Covid 19 berbeda dengan krisis 1998 dimana saat itu yang terkena imbas adalah sektor keuangan yang menyasar pada kelompok konglomerasi, tapi di sektor UMKM masih bisa berjalan dengan baik. "Maka dari itu kita siapkan langkah untuk UMKM ini berupa bantuan uang tunai dan perluasan KUR yang menyasar pada ibu ibu dan korban PHK," imbuhnya.

Selain bantuan akses keuangan, Raden Pardede juga menyiapkan UMKM agar bertransformasi digital. Menurutnya, saat ini dan ke depan transaksi ekonomi melalui basis digital akan tetap mendominasi dibanding offline. "Karena Covid 19 ini ada perubahan perilaku dari transaksi yang biasa dilakukan offline menjadi online dan bahkan sampai Covid 19 ini selesai online akan tetap mendominasi. Oleh karena itu, kita harus siapkan mereka, harus ada penataan kepada UMKM mulai dari kita latih agar terupgrade skill di bidang digital lalu bagaimana cara memasarkan melalui online dan lainnya," pungkasnya.

You may also like

Leave a Comment